Tuesday, February 25, 2014

Tapi...

Tinggal menghitung hari untuk menuju Ujian Nasional. Sebenarnya aku tidak mengikuti ujian itu. Tapi kamu, aku mengingat kamu karena kamu mengikuti ujian itu. Rasanya itu aku ingin berkata-kata kepada kamu tentang ujian nasional itu. Rasanya aku ingin mengucapkan "Good luck ya dan blablabla...." kepada kamu. Rasanya itu aku ingin berkata 'aku disini mendoakanmu.' dan aku 'selalu mengingatmu' dan rasanya aku selalu ingin menyapa dirimu walaupun aku tau kamu sudah melupakanku. Tapi waktu dan suasana yang tidak akan memungkinkan untuk bisa aku lakukan seperti semua itu.

Aku tidak menginginkanmu, tapi aku mau kamu membaca ini dan kamu yakin kalau ini untukmu. Walaupun setiap orang menulis, ngetweet dan kode kepada lawan jenisnya. Tapi yang namanya cinta didalam hati mungkin selalu yakin kalau kode itu untuk dirinya. Jadi kalau kamu yakin ini buat kamu, tersenyumlah. Padahal aku tau kamu takkan membaca ini bahkan melihat setiap twetts aku aja kamu nggak pernah mau membacanya dan mungkin menghiraukannya. Karena kenapa? Karena emang aku menyadari kamu sudah melupakanku jauh lebih dalam lebih dalam. Tapi aku yakin kamu masih penasaran sama kehidupanku. Iya aku tau aku kegeeran. Yaudahlah ya. Setiap orang wajar kok untuk kode kepada lawan jenisnya mungkin kode itu kadang terlalu berlebihan. Tapi namanya juga manusia. Kalau pun nantinya kamu menyapa aku terlebih dahulu dan menyadari akan postingan ini. Percayalah aku akan mengucapkan kata-kata diatas tadi. Jika akhirnya kamu harus mengikuti ujian tersebut dan aku tidak mengupkan kata-kata itu. Berarti kamu bukanlah orang yang tepat untuk ku temani.

Dari hati yang paling dalam aku sadar ini postingan rada lebay. Yap aku sadari. Tapi yang namanya ungkapan haruslah kita ungkapkan, walaupun kita tau orang itu akan membacanya ataupun menyadarinya setelah beberapa minggu, beberapa bulan bahkan beberapa tahun yang akan datang.

No comments:

Post a Comment