Monday, May 26, 2014

My Dream in England #2

Minggu, 18 Mei. 
Pagi ini Altan akan kembali ke Inggris untuk melanjutkan perkuliahannya disana. Setibanya di Bandara, Henna memanggilnya yang sedang bersama kedua orang tuanya.
        “Altaaaan!!!!”Henna mendekati Altan.
                                  *menoleh ke belakang*

        “Hennaaaa!”

“Ini pertemuan terakhir kita ya Tan....” ucap Henna memberikan wajah cemberut.
        
       "Iya Hen, Maafin aku ya. Aku harus ninggalin kamu lagi. Tapikan ini demi sekolah kita Hen. Kamu ingatkan, janji kita waktu itu. Kita harus selesain sekolah kita dulu, baru kita bisa pergi kemana aja berdua.”

        “Iya sih Tan. Tapi aku.........”

     “Ssst diam. *memberikan tangan kepada Henna* Aku tau pasti kamu pengen bilang kamu pengen ikut, ini aku punya sesuatu untuk kamu yang ngebet banget pergi ke Inggris.” Ucap Altan mengambil beberapa lembar kertas dan menggandeng tangan Henna mendekati arah ruang masuk.

        Henna dan Altan berhenti berjalan. Lalu Altan memberikan sebuah print-an lomba blog yang diadakan dari snack Mister Potato lengkap dengan persyaratannya hanya untuk Henna. Ia tahu Henna sangat suka browsing lomba ataupun kuis yang berhubungan dengan menulis, makanya ia memberikan lomba itu kepada Henna. Hadiah yang diberikan lomba tersebut pun sangat menarik yaitu pergi ke Inggris sesuai dengan kemauan Henna saat ini.
        “Kamu ngeprint ini cuman buat aku? Kasih tau aku tentang lomba ini Tan? Kamu emang baik banget ya. Tapi kamu tau kan Tan, selama ini aku sering ikutan kuis ataupun lomba kaya gini. Hasilnya? nihil Tan.” Henna lemes.

        “Hen, disetiap usaha itu selalu ada hikmahnya sendiri. Jadi kamu jangan nyerah. Walaupun kamu udah ikutan banyak kuis, kamu harus yakin dari salah satu kuis itu kamu pasti bisa menang. Ingat kalau kamu pergi ke Inggris, kan bisa ketemu aku, berduaan sama aku. Orang tua kamu juga pasti bangga Hen. Jadi kamu harus ikutan lomba ini ya. Udah ya, aku harus check in, kamu sih kelamaan datangnya. Dadaaah.” Ucap Altan melambaikan tangan kepada Henna, juga kepada orang tuanya yang sedang asik ngobrol dengan orang tua Altan. Altan pun segera masuk untuk check in.

        Henna dan Altan masih lirik-lirikkan berharap ada keajaiban supaya Altan tidak jadi pergi. Tapi keajaiban itu pun tak kunjung datang. Beberapa hari kemudian Henna melirik kembali kertas yang diberikan Altan, dengan cepat ia mengikuti persyaratan yang ada dikertas. Ia menyelesaikan lomba tersebut dalam satu hari.

                        *beberapa minggu kemudian*

        *handphone berbunyi*

        “Hallo Henna...” ucap seseorang dari telephone.

       “Hallo. Ini si.......Altan ya? Hah, akhirnya kamu nelpon aku juga. Aku kira kamu udah ngelupain aku.” Ucap Henna mendesah.

        “Haha tau aja. Iyaa mana bisa aku ngelupain kamu Hen.. Gimana kabar kamu?”

        “Aku baik kok Tan. Kalau kamu disana gimana? Lagi ngapain sekarang?”

     “Aku baik kok. Ini baru keluar dari kampus. Oiya, gimana kamu udah ikutan lomba blog yang waktu itu aku kasih ke kamu?”

        “Udah dongg. Kalau kamu nggak nyemangatin aku waktu itu, aku nggak mau ngerjain itu.”

        “Bagus, bagus. Emang alasan kamu pengen ke Inggris apa sih Hen? Kok kamu ngebet banget pengen kesini. Padahal disini biasa-biasa aja......karena ada nggak ada kamu sih. Hahaha.”

       “Ah, mulai deh gombalnya...haha. Alasanku pengen ke Inggris, mau ketemu kamu, mau berdua sama kamu keliling Inggris. Mau ngeliat museum The Beatles dan foto di Abbey road crossing yang ada di foto-foto mereka, itu pasti keren banget Tan. Terus aku mau naik kapal berdua sama kamu kayak titanic melewati tower bridge, aslay pasti keren tuh Tan. Abis itu jam Big Ben dong pastinya.” Ucap Henna sangat antusias.

        “Udah segitu aja Hen? Ah, kalau alasan kamu kayak gitu doang, nggak usah ngarep ke Inggris. Hahaha.” Ucap Altan meledak Henna.

        “Enak aja, itu belum selesai ngomong. Terus kalau bisa aku ketemu sama One Direction Tan, masa kamu doang yang udah ngeliat mereka, aku belum. Aku harus bisa selfie sama mereka dan sama patung-patung yang ada di Madame Tussauds, kalau perlu sama Obama juga terus masukin instagram deh. Hahaha. Oiya, yang jelas aku pengen banget ke London Eye, pasti pemandangan dari atas itu keren banget Tan. Rasanya aku ingin mampir ke tempat syuting Harry Potter, ke Hogwarts pastinya, ketemu Daniel, Emma dan temannya dan nggak lupa aku akan selfie juga sama mereka. Oiya, aku juga mau megang hidungnya voldemort tuh yang pesek kayak kamu. Hahaha. Aduh gara-gara kamu, aku jadi kepengen berat kesanakan. Huhhh.”

        “Aku disini cuman bisa bilang Amin. Haha, lagian kamu ada-ada aja pake acara selfie. Oiya, emang kamu nggak mau ke stadion bola yang ada disini Hen? Seru loh, apalagi Old Trafford. Untung udah pernah....”

        “Iuwh, sombong. Iya aku mau ke Stadion MU, Old Trafford dan Chelsea, kalo aku kesana aku bakal teriak sama kayang disitu. Janji Tan. Ya walaupun nggak terlalu suka bola. Pastinya foto itu bakal aku pajang diblog aku dan kalau aku udah pulang dari Inggris, aku bakal posting blog 7 hari 7 malam Tan tentang perjalananku itu, kalau bisa foto-fotonya aku ikutin untuk kuis fotografi nanti Tan... terus aku bikin iri kamu deh karena aku udah pernah ngunjungin stadion-stadion yang terkenal di Inggris.” ucap Henna kembali meledek Altan.

         “Hahaha. Udah, udah ah. Sampe kayang segala, emang bisa kayang? Haha. Olahraga aja nggak pernah, sok-an mau kayang. Aku dari tadi ngomong sedikit, kamu ngomong terus nggak kelar-kelar.”
  
      “Abis kamu pake acara nanya alasan ku pengen ke Inggris. Yang pastinya kalau aku berhasil pergi ke Inggris dari lomba itu, aku bakal ngebrowsing tentang Inggris sedalem-dalemnya, kayak cintaku sama kamu...hahaha. Untung aja sih, kamu nggak nanya alasan aku mencintai kamu itu apa....Asik asik. Hahaha.” ucap Henna tertawa.

      “Yastaga, balik gombal nih ceritanya? kamu boleh mikirin semua tentang inggris, tapi jangan lupa pelajaran kamu tuh kamu harus benerin apalagi bahasa inggris. Masa mau ke inggris tapi nggak bisa ngomong bahasa inggris.” Ucap Altan meledek dan tertawa.

       “Aku bisa kok bahasa inggris, cuman belum lancar aja kayak kamu. Oiya aku juga pengen Tan, negara Inggris menjadi negara nomor satu yang pernah ku kunjungin walaupun aku sendiri nggak terlalu suka sama bahasa inggris. Biar jadi motivasi gitu Tan buat belajar bahasa inggris abis pulang dari sana, yekan?”

       “Bisa, bisa. Asalkan serius aja belajar bahasa inggrisnya disini, pas pulang juga udah lancar. Yegak? Haha. Jangan lupa kalau nanti kamu dapat pemberitahuan pergi kesini, telfon aku ya. Udah dulu ya. Byeee i love you Henna Shenafika.” ucap Altan.

       “Oke-oke. Bye. Love u too Altan Denaka.” ucap Henna dengan suara mengecil.

My Dream in England #1

Jumat, 16 Mei.
        Kini hujan semakin deras turun melalui kaca-kaca yang berada disamping kami, ditempat yang sama ketika kami terakhir bertemu. Embun yang berada pada kaca itu, menutupi penglihatan kami yaitu bintang. Yang membawa kesunyian antara aku dengan dirinya. Kesunyian ini mengingatkan kami kepada harapan-harapan kami yang dulu pernah kami rangkai bersama. Harapan yang kini sudah tiada artinya, tetapi laki-laki itu masih ingin mewujudkan harapan tersebut bersama diriku. Tapi ku akui itu semua kesalahanku.

      “Lalu apa yang akan kamu untuk sekarang ini? Membuat harapan baru lagi bersamaku dan merusaknya kembali? Kamu bilang kamu ingin mewujudkannya bersamaku, kenyataannya kamu pergi bersama orang lain.” ucap Henna menatap tajam Altan.

      “Bukan maksud aku untuk merusak harapan yang udah kita bangun berdua. Aku hanya ingin kamu tau kepergianku ke Inggris bukanlah kemauanku, tapi keinginan orang tuaku untuk menghantarkan Misyel ke Inggris dan mencarikan kostan selama dia kuliah disana.” Ucap Altan.

 "Emang mesti berdua gitu ya? Tapi kalo ceritanya begitu. Aku minta maaf deh udah marah sama kamu. Aku kira kamu bakal ninggalin aku dan terus tinggal di Inggris berdua sama dia.”

“Itulah Hen yang pengen aku katakan sekarang ini.” ucap Altan menatap bintang.

“Apa Tan, apa?”

“Entahlah ini kabar baik atau buruk bagimu. Tapi aku sangat senang dapat kabar ini. Aku diterima di Imperial College, tepatnya di London dan lusa pagi aku harus kembali kesana.”

“Hfft...aku sih senang kamu bisa dapat kuliah disana. Sebelumnya aku udah tau akan hal ini, karena Mama kamu kasih tau ke aku sewaktu aku datang ke rumah kamu beberapa minggu yang lalu. Aku cuman minta satu hal kok sama kamu selama kamu disana.
 “Apa, apa? Kamu minta aku untuk apa Hen? Loh kok kamu malah main handphone” ucap Altan penasaran.

*Altan mengambil handphone*

“Kamu ngapain bbm aku Hen?” 

“Itu gambar untuk kamu dan itu mewakili mimpiku saat ini Tan dan itu aku buat sendiri untuk kamu dan untuk Inggris.”

              *Altan tersenyum* 
“Jadi, kamu mau aku bawa nih ke Inggris? Boleh nggak ya?” ucap Altan menaikkan satu alis.

“Ayo dong Tan plisss....tapi aku mau kamu bawa aku ke Inggris  kalau ujian aku udah selesai....” ucap Henna tersenyum paksa.

“Hah, berarti tahun depan dong? Masih lama kali. Udah kamu fokus belajar sama berdoa, supaya nilai ujian kamu itu bagus. Abis itu berdoa juga supaya bisa langsung pergi ke Inggris berdua sama aku. Hahaha.” Sambil menyentuh hidung Henna.

Alunan-alunan lagu itu menghantarkan semua orang yang berada di cafe itu menjadi membisu, melirik satu dengan yang lain. Entahlah setiap malam minggu, cafe itu selalu bisa menarik banyak perhatian orang dengan lagu-lagu yang dipasangnya. Dari tertawa, kini mereka turut terdiam sehingga mereka saling melirik karena alunan tersebut. Lalu Altan menceritakan kejadian-kejadian konyol selama ia berada di Inggris. Ia hampir sempat bertemu juga dengan boyband kesukaan Henna yaitu One Direction, disaat hari semakin malam. Mereka sedang melakukan syuting video klip Midnight Memories, tetapi lima laki-laki itu sedang berada di pertengahan laut arah Tower Bridge. Jadi Altan tidak melihatnya terlalu dekat ataupun meminta selfie kepada mereka.

Hampir 3 jam lebih mereka berada disini. Menceritakan kekeluhan mereka masing-masing. Rasanya masih kurang waktu mereka untuk bertemu. Tetapi apa boleh buat waktu menunjukkan jam 10 lewat 20. Altan tak mau lagi ingkar janji kepada Mama Henna, ia harus mengantarkan Henna tidak lewat dari jam 11. Karena ia takut, dirinya tidak bisa berhubungan kembali dengan Henna. Altan pun menghantarkan Henna ke rumah dengan waktu 10 lewat 58. 

“Aku pulang dulu ya. Sampai ketemu besok pagi. Aku harap kamu datang.” ucap Altan kepada Henna.

“Hati-hati ya. Iya, ingat pesanku juga loh.”

Tuesday, May 20, 2014

One Direction konser di Jakarta?!

Beberapa hari lalu, yap tepatnya hari Senin 19 May 2014. Disaat gue udah capek melakukan segala aktivitas gue. Satu teman gue ditempat les gue ngabarin something yang mungkin sampai sekarang masih menjadi TrendTopic Twitter. Ya itu nggak lain dari ONE DIRECTION KONSER DI INDONESIA! *hafalin semua lagu 1d*


Dan ini video mereka yang menyapa, Liam pun nyapa kita coyyy.

Apakah lo tau tentang ini? Tau tentang mereka yang bakal hadir diJakarta? Tau tentang harga tiket mereka? Tau tentang pengaturan tempat duduk konser mereka gimana? Oke cek di 1dindo.com nggak nyesel kok buka itu. Cuman nyesek aja kalo mau nonton nggak punya duit. Hemm. Sebenarnya gue pengen kebelet kudu harus nonton mereka. Gue bakal usaha untuk bisa ngedapetin mereka, upss lupa tiket maksudnya. Karena gue nggak mau nyesel untuk kedua kalinya. Iya tahun ini gue nyesel gue nggak nonton Abang gue yaitu Bruno Mars. Usaha gue untuk dapetin tiket doi cukup besar dan cukup besar juga rasa yang gue dapetin. Rasa yang nyesek gara-gara nggak dapet tiket. 

*Back to Concert 1D*
Dapet kabar itu dari teman gue, tiba-tiba gue syok mendadak......oke gue tau cukup lebay. Sebelum gue membahas konser 1d sama dia. Gue ngebahas tentang konser-konser yang bakal hadir di Indonesia tahun 2014 dengna Guest Star yang cukup keren. Kabar 1d konser diJakarta, mungkin ini semacam antusias senang atau sedih yang gue rasain mengetahui kabar itu. Entahlah kabar itu menjadi kabar baik atau buruk untuk gue....
Dari kabar itu gue bisa merasakan sisi senangnya yaitu 
      "Gue bakal ngeliat One Direction secara langsung broooo!"
Tapi dari sisi agak tidak menyenangkannya...
  "Iya...tahun depan gue UN.....Beberapa hari setelah Konser 1D dilaksanankan." Ngenes...
       Hal itu yang membuat gue cukup tertekan. Gue nggak tau harus berbuat apa dan ada beberapa hal juga yang masih cukup tidak menyenangkan dihati kecil gue ini yaitu pembelian tiket 1D bakal dibuka tanggal 2 Juni brohh. Apa yang lu rasa..... Gue ngincer tiket mereka, tapi duit gue belum memungkinkan. Gue selalu berharap untuk mendapatkan keajaiban tiket itu. Gue terlalu biasa melakukan sesuatu itu sendiri berjuang sendiri dengan doa yang gue panjatkan sendiri. Gue nggak tau respon orang tua gue gimana, ketika tau gue nonton mereka menjelang ujian gue itu. Dipikiran gue udah banyak wajah ataupun ekspresi yang ditimbulkan oleh orang tau gue. Halah lemeskan gue jadinya ngebayangin lagi. 
      Hingga sampai saat ini gue masih butuh kepastian. Iya butuh kepastian tangga 1d konser di Indonesia fix tanggal segitu?Karena emang ya gue butuh kepastian. Gue tau gue salah terlalu berlebihan akan hal ini. Tapi bagaimana pun manusia selalu mempunya hal-hal yang ia senangi bukan?;) Bukannya kenapa-napa tanggal segitu gue masih puyeng-puyengnya mikirin hal tentang sekolah yang nggak lain dan bukan Ujian Nasional. Syukur-syukur UN dihapus tahun depan. Gue pasti bakal jungkir balik di GBK kalau emang bener-bener nggak ada UN! Amin! Tapi kalau gue juga nonton. Iya gue pasti nonton kok *ngehibur diri* Wish me luck to get ticket 1d! Mau tau selebihnya tentang konser cowok-cowok ganteng ini? Yuk follow ditwitter @1DINDOshow.

Friday, May 16, 2014

Lyric A Great Big World - I Really Want It.

Entah kenapa gue suka sama nada lagu ini. Bikin semangat brooo.... Ya emang suasananya pas sih. Gue lagi benar-benar menginginkan sesuatu lalu ketika gue udah membutuhkan dia bisa aja menghilang..ya gitu deh.. Ini penyanyi baru, iya baru tahun kemaren sepertinya ngeluarin album. Dan mereka juga pernah featuring sama Christina temen gue.....yang judulnya Say Something.... And he we are.


[Verse 1] So tell me what are we living for?
             I say we chuck inhibitions
             And sell our souls to rock and roll
             I need to know what I'm missing
             So turn it up on the stereo
             Somebody light the ignition
             What the hell are you waiting for?
             It's time to make a decision
                      (Nah-oooh)  

[Chorus]  I'm feeling the world go round
             It's spinning me upside down
             I'm finally homeward bound
             I'm not giving up
             It's crawling under my skin
             And I don't care if I sin
             I really want it, I really want it           

             I really want it right now, I really want it right now
[Verse 2] If there's a maker up above
             Then why is nobody listening
             You show me hate, and I'll show you love
             It's not about your religion
             We're always lookin' to someone else
             Just take a look in the mirror
             'Cause all you need is inside yourself
             It couldn't be any clearer
                   (Nah-oooh)
[Chorus]  I'm feeling the world go round
             It's spinning me upside down
             I'm finally homeward bound
             I'm not giving up
             It's crawling under my skin
             And I don't care if I sin
             I really want it, I really want it
             I really want it right now, I really want it right now
[Bridge]  The more we love, the more we learn
             The more we love, the more we burn
             The more we love
             So tell me what are we livin' for
             I say we chuck inhibitions
             And sell our souls to rock n' roll
             I need to know what I'm missin'
[Chorus]  I'm feeling the world go round
             It's spinning me upside down
             I'm finally homeward bound
             I'm not giving up
             It's crawling under my skin
             And I don't care if I sin
             I really want it, I really want it
             I really want it right now, I really want it right now

Thursday, May 15, 2014

My Bloglovin...

Seiring berjalannya waktu. Detik demi detik ku lewati. Menit demi menit ku hampiri. Selalu menemukan sesuatu yang baru di dunia ini. Apapun itu. You know bloglovin? 

Bloglovin adalah sebuah blog seperti blogspot ini. Gue udah cukup lama mempunyai bloglovin. Tapi gue tidak mengerti menggunakannya bagaimana...Lalu ada beberapa orang ditwitter, mereka-mereka ini orang yang selalu gue stalkerin.....setiap hari. Setiap gue ngeliat mereka, gue terinspirasi dari mereka. Entahlah gue tidak harus menyebutkan nama mereka disini. Mungkin membuat bloglovin ini juga terinspirasi dari mereka. 

Waktu itu salah satu perempuan penulis pernah ngetweet gini, iya intinya gini
    "Beberapa hari atau minggu lagi blogspot bakal dihapus, tapi jangan takut karena ada pengganti blogspot yaitu bloglovin. Jadi postingan kalian bisa dipindahkan ke bloglovin."
Pas gue baca twetts itu, gue langsung sign up bloglovin. Gue nggak mikir panjang akan blog itu. Gue cuman memikirkan postingan yang udah gue buat selama ini bakal sia-sia kalau gue nggak memindahkannya ke bloglovin. Lalu gue sign up. Beberapa bulan kemudian, yap tepat hari ini gue balik lagi buka bloglovin gue. Alhasil gue lupa password. Ya untungnya waktu itu belum sempat gue apa-apain. Dan finally my bloglovin sudah jadi.....Rada nggak jelas sih. Intinya tulislah cerita-cerita yang bisa ngebangkitin diri lo ataupun yang bisa menjadi inspirasi lo di dunia maya. Toh kalau lo banyak sabar dan berdoa hasilnya nggak sia-sia kok. Kayak gue......Hampir tiga tahun udah blogspot ini menemani gue. Dan postingan gue masih belum mencapai seratus mabrooo. Hffttt....Night, wish me luck to get konstruktor camera

Friday, May 9, 2014

Try to be Better.

Bulan MEI....HAIYAAAH! Jadi gini jaman modern sekarang, selalu ada yang baik dan yang nggak baik untuk dilakukan ataupun ditiru. Anything. Sampai sekarang gue masih melakukan hal-hal ataupun janji-janji gue yang pernah gue janjikan sama seseorang. Prinsipnya itu simple gue nulis dikertas tentang janji-janji gue itu dan berharap gue akan ngelakuin itu dalam satu minggu ataupun satu hari. Jika gue melakukan itu, gue akan memberi tanda pada kalender gue. Dari awal mei ya...Tapi sampai sekarang tanggal 9 May, gue masih belum bisa ngelakuin itu dengan baik dan dengan tepat setiap harinya. Pasti ada aja janji yang selalu gue lupain setiap harinya itu. Padahal udah ditulis masih aja dilupa. Gue pernah baca kalimat gini..
      "Jika ingin melakukan hal baru dan bisa menjadi kebiasaan sehari-hari, kita harus bisa melakukan itu selama 21 hari. Dan itu bisa menjadi sebuah kebiasaan nantinya."

Sebenarnya kalimatnya nggak sampai sepanjang itu sih. Iya gue akan selalu berusaha dan mencoba untuk nepatin janji-janji gue itu. Walaupun bolong-bolong seenggaknya kita udah usaha dan pasti ada hasil yang baik dari situ. Perumpamaannya kayak gini..
   Lo udah belajar mati-matian buat ulangan fisika, kimia dan biologi buat besok satu hari full ketika ulangan kenaikan kelas tiba. Lo juga udah belajar dari jauh-jauh hari, istilahnya itu lo nyicil untuk ulangan tersebut. Pas hari H, lo ngerjain ulangan itu sendiri tanpa NYONTEK. Walaupun banyak yang ngebujuk......... tapi lo masih mau usaha sendiri. Nah pas beberapa minggu kemudian, ulangan itu dibagiin hasil lo jelek abis. Hasilnya nggak sesuai harapan lo. Tapi teman-teman lo yang lain malah bagus, itupun juga hasil nyontek. Sering nggak sih ngalamin gini?

Dari perumpamaan diatas intinya lo udah usaha, walaupun hasilnya tidak bagus. Tapi ingat ya, selalu ada hasil yang indah disetiap usaha kita. Dan akan selalu ada orang yang mendengar setiap perkataan kita, keluh kesah kita, dan dia juga tau apa yang kita pikirkan ataupun yang lainnya. Semuanya itu ada indahnya ada buruknya. Ada baiknya ada negatifnya. Intinya baik atau buruk diri lo, selalu ada orang yang senantiasa untuk memaafkan sifat lo. Walaupun lo sering ngelakuin hal-hal yang berhubungan dosa. Beberapa hari ini gue mencoba untuk sabar. Sabar terhadap segalanya, baik perkataan ataupun sikap. Gue akan selalu mencoba untuk berubah setiap harinya. Yap berubah menjadi baik. Karena Tuhan gue, Tuhan yang selalu menerima anak-anaknya untuk bertobat. Gue percaya, usaha-usaha yang udah gue lakuin dari awal tahun ini sampai sekarang selalu ada hikmahnya tersendiri. Gue yakin. Dan gue yakin baik atau buruknya gue itu, gue sendiri yang harus intropeksi bukan orang lain. Jika diri gue mau mempunyai masa depan yang indah. Dan gue bukanlah orang yang suka mempublish setiap pekerjaan ataupun kelakuan gue terhadap orang.

   "Setiap kebaikan, kesabaran dan kesetiaan akan selalu ada hasil yang indah nantinya. Kapan pun itu bisa terjadi kalau lo percaya dan yakin seyakin-yakinnya akan hal itu"

Friday, May 2, 2014

Ada tidaknya sebuah Masalah.


Gue setuju dengan pendapat seseorang  katanya gini, tapi yang penting intinya gini:
    "Hidup tanpa masalah itu mending nggak usah hidup."
I agree with u and with ur opinion. Karena emang kalau setiap orang yang hidup di dunia ini selalu punya masalah dalam hidupnya tentang apapun itu. Tapi mereka sebisa mungkin, sekeras mungkin dan seyakinan mungkin mereka mencoba menyelesaikan masalah mereka.

           *listening Ariana Grande - Problem*

     Hidup ini selalu tentang ada. Ada orang yang menyelesaikan masalah harus dengan bantuan orang lain. Ada juga orang yang menyelesaikan masalah itu sendiri dan dia nggak ingin memberi tahu kepada orang yang disekitarnya tentang masalah yang ia hadapi sendiri. Ada sesuatu barang/keinginan disaat duit benar-benar abis. Ada juga pas lagi ada duit yang dibilang lumayan banyak, tapi ia benar-benar nggak tau harus dipake buat apa itu duit. Ada orang yang bersyukur ketika mereka mendapat sesuatu yang cukup terbilang dikit yang mereka terima. Ada juga orang yang tidak mengucap syukur/ lupa akan pemberian setiap kebutuhan hidup mereka. Ada orang yang selalu ngomongin kita dari belakang. Ada juga yang orang tersebut nantinya bakal jadi bahan pembicaraan bagi orang lain. 
    Ada orang yang menyimpan duit seharusnya untuk kebutuhan orang banyak, tapi malah ia pake untuk kebutuhan ia sendiri. Masih mending diganti....Ada orang yang selalu cerewet, cengeng, manja, mandiri, pendiam, riang, pemalu, pemarah, penyayang, pendendam, perhatian ataupun sebagainya. Ada orang yang disindir langsung marah. Ada orang yang suka boongin orang lain. Ada orang yang selalu menyimpan ceritanya sendiri untuk orang sekitarnya. Ada orang yang selalu ingin memberi dengan ikhlas, tapi orang sekitarnya tidak menyukai kelakuannya seperti itu. Ada orang yang selalu perhatiin kita, tanpa kita tau. Ada orang yang selalu curhat atau ngeposting nggak jelas atau yang nggak masuk diakal di disocial network. 
    Ada orang yang selalu ngeluh mulu kerjaannya. Ada orang yang suka nyuruh-nyuruh tanpa mau disuruh kembali. Ada orang pengen ngejar cita-citanya tapi terhambat mulu. Ada orang yang selalu mengambil keuntungan banyak dan orang lain dirugikan. Ada orang yang selalu iri kepada yang lain. Ada orang yang suka ngupil. Ada orang baik, ada orang jahat. Ada orang yang hidupnya selalu punya masalah. Ada orang yang selalu menunggu penantian...Ada orang yang kangen sama orang lain. Ada orang yang suka sama orang lain cuman bisa dipendem. Ada orang yang selalu nge-php orang lain. Ada juga orang yang selalu bisa bikin kita semakin sayang ataupun cinta sama dia. Dan ada juga orang yang selalu ingin blog ini dibaca selalu.........

    Maaf kalau sudah bikin mata anda jereng. Sebenarnya kalau kita benar-benar nyimak dan ngambil inti dari kehidupan kita, itu semua yang diatas emang pernah kita lakuin baik sengaja maupun nggak dan  itu terkadang bisa menjadi sebuah masalah dalam hidup kita. Hidup yang selalu penuh dengan masalah, masalah ada apa nggaknya. Masalah yang nggak bakal pernah kelar sampai lo meninggal nanti. Tapi kalau lo perhatiin, masalah lo itu bisa jadi sebuah acuan lo untuk ngejalanin hidup ini. Dapat masalah itu selalu nggak enak, tapi akhir dari masalah itu yang ngebuat gue terkadang bisa merasakan arti hidup sebenarnya. 
     Tanpa masalah lo nggak tau sejauh mana sifat lo sekarang. Tanpa masalah lo nggak bakal bisa seperti sekarang ini, karena lo bisa nyelesain masalah lo hingga lo bisa seperti ini. Tanpa masalah hidup lo terasa flat abis. Tanpa masalah lo nggak punya petualangan hidup. Masalah itu banyak tipe-tipenya. Menurut gue kesuksesan itu ada karena adanya sebuah masalah. Karena gini setiap orang yang ingin menuju ke mimpi/ kesuksesannya itu selalu ada rintangan nggak mungkin lancar mulu kayak jalan tol. Tuhan itu mau ngetest seberapa besar keyakinan lo dalam mewujudkan mimpi lo, kalo lo yakin bisa ngewujudtin, berarti lo juga bisa menyelesaikan masalah lo dalam rintangan itu. Ya walaupun sampai hari ini gue masih belum bisa menyelesaikan masalah gue ya...

    Ini cuman tentang cerita atau pendapat gue mengenai masalah. Karena menurut gue, masalah selalu ada hikmatnya di akhirnya nanti tapi jika masalah lo udah kelar jangan lupa mengucap syukur Brohhh. Jujur gue orangnya paling males baca, tapi dengan baca kita jadi lebih banyak tau tentang diri kita sendiri atau hidup kita ataupun tentang dunia ini..Nightt.