Thursday, August 28, 2014

Still.

 
Pernah nggak sih ngerasain sakit tapi orang lain nggak tau? Yap sakit ati. Tapi maksud gue disini bukan sakit hati. Sakit yang bener-bener pilu untuk dipindahkan kepada orang lain. Mungkin juga orang lain nggak mau ngerasaain ini. 'Ini' itu sebelum pindah tingkatan jarang banget terjadi. Tapi baru-baru ini 'ini' sering datang dan selalu ada aja harapan untuk itu. Lebih tepatnya harapan buruk. Mungkin bisa membuat semua sekitarnya menjadi panik dan turut prihatinnya cuman dimulut. Nggak perlu diumbar ini itu apa. Yang jelas 'ini' itu seperti keburukan yang mau menimpa. Nggak maksud untuk bikin curiga atau penasaran akan tulisan ini. Tapi mau gimana lagi sampai saat ini, 'ini' masih dirasakan dan nggak pernah ada yang tau akan hal ini.
Intinya.

Friday, August 22, 2014

One of my Dream.



Entahlah sudah berapa tugas yang nggak gue laksanain sampai hari ini yang sebenarnya itu sangat penting banget buat gue ke depannya. Beberapa hari ini gue asik dengan dunia tulisan gue. Maksud gue, gue asik sama semua mimpi - mimpi yang gue tulis. Yap gue tau endingnya bakal jadi apa. Tapi gue nggak bakal nyerah akan mimpi itu *cheers* Setiap orang selalu punya mimpi dan mereka juga mempunyai cara yang berbeda-beda untuk mewujudkan mimpi itu, termasuk gue.

Ada orang yang ngeshare semua mimpi ataupun keinginan mereka kepada orang, sehingga semua orang yang disekitarnya tau akan mimpi dia. Tapi ada juga orang yang diam akan mimpi mereka dan selalu berusaha untuk mewujudkannya walaupun orang lain nggak tau. And gue adalah tipe yang.....selalu heran sama orang yang suka banget ngeshare mimpi mereka sama orang lain. Entah untuk apa tujuannya seperti itu. Iya itu sih emang terserah mereka ya. Tapi gue mau tanya tujuan ngeshare mimpi kalian sama orang lain itu apa? Lebih enak, lebih bahagia dan lebih bangga kalau kita berhasil mewujudkan mimpi itu dengan usaha sendiri tanpa orang lain tau.

Dan satu dari sekian mimpi gue selama ini adalah ini.


Oke mungkin gue salah memasukkan benda ini ke dalam mimpi. Mungkin lebih tepatnya benda ini adalah My 17th Wish List. Tapi benda ini sangat penting buat gue karena dengan ini orang-orang bisa mengenal gue siapa orang yang bisa membuat gue bahagia sampai umur gue hampir 17 tahun ini.

Lyric Maroon 5 - It Was Always You

Woke up sweating from a dream
With a different kind of feeling 
All day long my heart was beating
Searching for the meaning
 

Hazel eyes, 
I was so colour blind 
We were just wasting time 
For my whole life
We never crossed the line 
Only friends in my mind 
But now I realize,
 

It was always you 
Can't believe I could not see it all this time, all this time 
It was always you
Now I know why my heart wasn't satisfied, satisfied
It was always you, you
No more guessing who 
Looking back now I know it was always you, always you
 

All my hidden desires 
Finally came alive 
No, I never told lies
To you so why would I 
Start tonight

Hazel eyes, 

I was so color blind
We were just wasting time 
For my whole life
We never crossed the line
Only friends in my mind 
But now I realize
 

It was always you  
Can't believe I could not see it all this time, all this time 
It was always you 
Now I know why my heart wasn't satisfied, satisfied
It was always you, you 
No more guessing who
Looking back now I know it was always you, always you
 

Aah, yeah, you, you, you, always you, you, you
Aah, yeah, you, you, you, always you, you, you
 

Woke up sweating from a dream 
With a different kind of feeling 
 
It was always you 
Even if I could not see it all this time, all this timeIt was always you 
Now I know why my heart wasn't satisfied, satisfied
It was always you, you
No more guessing who
Looking back now I know it was always you, always you
 
It was always you

Thursday, August 7, 2014

Frienship ? #2

Today, 7 August 2014. 


Gue belum pernah share mereka sama sekali. Tepatnya hari ini gue sama mereka 9 tahun jadi sahabatan. Suka dukanya dapet banget, kebersamaannya, keceriannya, berisiknya, dapat marah-marah dari orang, sering gosipin orang, ngehabisin duit, gila foto, gak jelasnya, bajunya samaan, gelang samaan, sendal samaan tapi nggak ada yang pernah awet. Dan kita terkenal karena kita selalu bersama in church. Nggak pernah ada dipikiran gue dan mereka bakal sahabatan sampai segini jauhnya. Berharap kita bersama terus hingga maut yang memisahkan. Anjaaayyy...dan inilah mereka.
Ivon, Lestari, Ruth, Me, Veryana (2014)

Dari kecil sampai segede ini kita masih bareng-bareng. Maybe sampai kita udah nikah gue berharap kita masih bareng-bareng. HAHA. Kekurangan kita banyak, tapi kita bisa menutupinya sehingga mungkin kita jadi sempurna. Kelebihan gue satu ketika gue bareng mereka: bisa bercanda lebih dari biasanya. Gue describe mereka satu-satu? Gue mampu sih, karena emang the best banget buat gue pribadi. Disaat gue hari udah mulai malam dan gue dapat ocehan dari orang rumah, mereka semua nganterin gue pulang...walaupun dengan keadaan yang nggak enak ujungnya. Mungkin mereka bisa dibilang keluarga ketiga gue didunia..Karena emang jarang banget orang kayak mereka. 

                                                                      (2010 atau 2009)

(  2011 )

                                                                               (2013)

Yang namanya sahabat kalau nggak berantem nggak seru. Yang namanya sahabat nggak ngata-ngatain itu nggak seru. Yang namanya sahabat nggak cengtri nggak seru. Yang namanya sahabat nggak alay nggak seru. Dan yang namanya sahabat nggak barengan itu nggak seru. Trims dari gue.

Friendship? #1

                                   Friendship : Persahabatan. 

Mentang-mentang gue selalu posting yang sedih bukan berarti gue nggak punya sahabat. Bahkan gue hanya ingin bilang kepada mereka yang udah anggap gue sebagai 'sahabat' :

   "Thankyou buat semua waktu dan duit-duit yang kalian hamburkan hanya untuk ketemu gue. Gue bahagia dan sangat merasa senang banget punya sahabat seperti kalian. Gue tau kita jarang banget ketemu, tapi gue yakin kalau diantara kita ada niat untuk bertemu itu pasti bisa terjadi. Gue nggak akan pernah ngelupain kalian, sekalipun kalian ngelupain gue. Terimakasih karena kalian selalu bisa bikin gue tersenyum dari biasanya. Dan terimakasih banget kalian udah setia untuk bersahabat sama gue. Ya gue tau ini lebay. So nggak ada salahnyakan?:)"

Kalimat paling atas gue menyatakan 'mereka yang udah anggap gue sahabat' maksud gue dari situ adalah dulu gue punya sahabat. Lalu beberapa tahun setelah kita pisah kita bubar, bubar dengan arti kita menjauh satu dengan yang lain. Ataupun bisa dibilang 'punya teman baru, teman lama dilupakan.' Gue pernah ngerasain itu, rasanya sakit.......biasa aja sih ya. Dari situ gue bisa mengambil makna  
    'Sahabat itu nggak pernah lupa akan sahabat yang lainnya kalau memang mereka mau dibilang sahabat dan dia bakal selalu ada buat lo saat susah atupun senang. Jika suatu hari sahabat lo pergi dari kehidupan lo, tapi dia masih mengharapkan bantuan ataupun nasehat ataupun masih ingin berkomunkasi dengan lo, lo harus terima dan menyadari kalau ternyata dia benar-benar menghargai lo sbg sahabatnya. Bukan sahabat yang ecek-ecek.'

Remember this yeah!
 
Gue percaya sama kalimat diatas. Kata-kata gue diatas terjadi dalam hidup gue. Gue ketemu sama sahabat gue lagi, ketika gue pisah sama doi 3 tahun lebih dan sampai sekarang gue masih dianggap sama dia 'sahabat' dibandingkan sahabat gue yang baru-baru udah lupa sama sahabatnya lama. Anjirrr..... Gue nggak minta kalian untuk balik lagi jadi sahabat gue atau apalah. Tapi gue cuman minta 'Jangan pernah kalian lupain kenangan kalian sekecil apapun sama orang-orang yang udah memberi kalian kesenangan, kebahagian dan kenangan buat kalian. Setiap orang selalu ingin dihargai'

Gue pribadi terkadang lebih suka buat kalimat yang susah dimengerti, karena gue mau setiap orang yang membaca, mereka juga memainkan logika mereka:)

Tuesday, August 5, 2014

Last day for Holi-day!

   
                
Hei-yeaaaah! Hell banget kalau liat gambar diatas. Rasanya itu mau ngulang liburan dari awal pembagian rapot nyett! Rrrr. Mungkin hari ini adalah hari dimana gue harus memikirkan segala usaha ataupun mimpi gue  untuk ke depan nanti......... i just don't want to regret someday. Yap, rasanya mau ngelupain yang lama-lama.....tapi itu selalu nggak bisa. Ah, SHIT MEN!! Tapi disaat gue tau kalau besok masuk gue langsung down....gue nggak nyangka gue udah kelas tiga dan........


Iya dan perkataan digambar itu sangat sangat mewakili perasaan gue saat ini, saat sedang menulis postingan ini. Saat gue tau besok gue akan berperang sama guru-guru kelas tiga gue beserta barang bawaan mereka...yaitu buku. Gue hanya berharap untuk hari esok seluruh siswa bakal dipulangkan dengan cepat.......yes i hope. Tapi nggak enak dari pulang cepat itu cuman satu: 'Duit bakal lebih banyak abis dari pada ongkos ke sekolah.... ' Gue cuman takut gue nggak mendapatkan kebahagiaan gue ketika berada disekolah. Gue nggak nyaman..gue lebih nyaman ketika gue berada di tempat orang-orang yang selama ini gue sayangi...Hazekkkkkk. Maybe i will do this for tomorrow..



Liburan gue kali ini sungguh amatlah banyak sehingga gue harus mengorbankan seluruh duit gue kepada orang - orang agar gue bisa mendapatkan kesenangan...Yap kesenangan sementara. Niat awal di liburan terakhir ini gue udah selesai melakukan kegiatan gue yang gue olah selama ini. Dan hasilnya Puji Tuhan my paper full of ceklis...ya ada tiga sih yang nggak gue kerjakan. Sampe saat ini gue masih mengingat tentang kejadian konyol yang telah gue lakukan bersama beberapa sahabat gue hari minggu kemaren, mereka itu the best banget. Gue sampe berkaca-kaca men kalau mengingat kejadian itu. 

Mungkin hari ini emang hari terakhir gue untuk mengingat semua kegiatan yang udah gue lakuin selama ini kepada semua orang sekitar gue termasuk orang-orang yang selalu memperhatikan gue sekali pun atau orang-orang yang selama ini gue kenal ataupun sebaliknya. Kegiatan yang pernah menyakiti mereka. Rasanya mau minta maaf walaupun udah bertahun-tahun lamanya, tapi yaudahlah gue cuman bisa bilang kaya gini aja sama orang-orang tersebut. 
                   *Now playing..Secondhand - Only Hope* 

Ini lagu mendukung gue untuk menulis kata-kata seperti ini. Awal postingan bahagia, ending rada sedih bahkan takut. Gue mau mengulangnya dari awal lagi...yap i mean segala kegiatan yang benar-benar nggak penting untuk gue lakuin selama ini, gue akan berusaha untuk nggak ngelakuin kaya gitu lagi. Segala yang udah gue rencanakan ataupun berjanji, rasanya mau menghapus kata-kata itu di hidup gue, tapi tetep "apa yang udah kita lakuin, itu udah terjadi dan itu pernah kita lakuin dan nggak bisa kita hapus dari dalam diri kita. Kita bisa menghapusnya bahkan nggak seutuhnya, karena itu pernah kita lakukan" Bahkan gue hanya bisa berharap dan nggak bisa bertindak dan nggak tau harus gimana untuk hari-hari ke depan. Gue hanya takut gue 'masih melakukan kegiatan yang sama lagi kayak sebelumnya' Kalimat terakhir untuk postingan ini "I know iam not alone, because God beside me."