Monday, May 22, 2017

Melestarikan Budaya Karo dengan Seni Teater - April 2017



Tahun ini Budaya Adat Batak Karo menunjukkan kembali kegiatan mereka melalui Pertunjukkan Seni Teater. Pertunjukkan ini digelar di Gedung Sa­sono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ), Jumat (7/4). Bukan hanya Seni Teater, tetapi mereka menampilkan makanan tradisional, alat tradisional, pakaian tradisional dan beberapa foto-foto hitam putih dalam adat tradisional karo pada zaman dahulu. Pertunjukkan seni budaya karo ini berlangsung selama 2 hari. 

Dalam Seni Teater tersebut menghadirkan Bupati Tanah Karo yang ikut memeriahkan acara, lalu sebagai apresiasi terhadap kumpulan-kumpulan beberapa orang adat karo yang telah membuat kegiatan tersebut dan untuk melestarikan budaya adat karo itu sendiri.


Awal Pertunjukkan Seni Teater ini dibuka dengan musik dan tarian ibu-ibu khas adat karo. Dalam pertunjukkan musikal ini, mereka berdialog menggunakan Bahasa Karo dan memakai pakaian adat karo serta membawa beberapa alat tradisional karo pada zaman dahulu. Bukan hanya itu saja, property rumah ciri khas adat karo juga dibuat diatas panggung sebagai tempat bermain para pemain dan foto untuk para penonton ketika acara sudah selesai. Agar adat tersebut tampak menjadi ciri khas mereka selagi berperan diatas panggung. Terlihat dari wajah-wajah penonton, mereka sangat terhibur akan tingkah laku para pemain.


Para panitia ingin setiap tahun dapat melaksanakan kegiatan seperti ini, se­bagai wujud kecintaan terhadap budaya Karo yang dapat men­jadi perkenalan suatu hubungan tentang adat istiadat. Melalui pentujukkan seni budaya ini, memberi wawasan yang luas dan mengenal lebih jauh adat istiadat budaya Indonesia kepada para muda-mudi agar dapat melestarikan setiap budaya yang ada.

Ini beberapa foto dan video yang gue ikuti dalam Pertunjukkan Seni Teater Budaya Karo




Terimakasih buat Tulang gue untuk kesempatan ini. Btw gue percampuran Batak Karo dan Simalungun:))

Wednesday, March 8, 2017

Gue Anak Film? Hmm..

Hai.

Ini blog pertama di tahun 2017!

Pertama, gue hanya ingin meluruskan gue fix kuliah di IKJ dengan jurusan FFTV / Perfilman. Sampai hari ini juga, gue masih belum bisa memberikan apa-apa yang gue dapat di ikj. Maksud gue, belum ada satu kesempatan yang dapat gue bangggakan dengan hasil sendiri gitu ketika gue kuliah di IKJ. Mungkin disini gue hanya ingin bercerita pengalaman gue aja.

Hari ini gue tepat sekali masuk semester 4 tapi gue belum pernah kasih tau ke kalian mata kuliah apa aja sih yang ada di fftv ikj? Mungkin mata kuliah ini beberapa beda sama kampus lain yang jurusan film juga. Iya namanya juga saya hanya berbagi pengalaman dan satu lagi gue orangnya sangat pendiam, eh nggak deng, gue orangnya susah bersosialisasi di kampus gue. Gue nggak terkenal tapi sebagian orang kenal gue hanya dengan nama aja sih ya.

Puji Tuhan ya dari semester 1 - 3 kuliah gue lancar aja selama gue mengerjakan tugas, uts dan uas. Nilai gue pun ngga ada bermasalah dan gue juga tidak memasalahkan gue tenar atau nggak. Karena ada beberapa orang menganggap kalo lo nggak tenar di ikj, ke depannya itu bakal susah. Hmm, lets see yaa *banyak-banyak doa*

Sampai sekarang gue juga masih nggak percaya bahwa gue udah semester 4, asli. Gue sendiri merasa bersyukur banget udah bisa ngelewatin tiga semester dengan baik-baik aja, gue berharap keluar dari situ juga baik-baik aja dan cepatttt! 

Sebelum gue masuk ke kampus gue itu, ada banyak masalah, ada banyak perundingan, ada banyak komentar yang terkadang menyakitkan cuman gue diam aja. Komentar yang paling sakit, ketika ketemu banyak orang, terus mereka tanya 

'Mau jadi apa di Perfilman ?' 

Gue hanya diam.

'Mau jadi Penulis Skenario.' 

dalam hati Amin.

Mungkin, kalo kalian nggak merasa pernah berkata seperti itu ke gue, tapi gue ingat siapa aja yang ngomong kayak gitu dan gue hanya ingin membuktikan gue bisa lebih baik dari pada kalian. 

Beberapa pertanyaan yang ada di kepala gue. 

"Kenapa gue mengambil jurusan film? Kenapa gue nggak melihat ke depan prospek kerjanya sih?"

Gue ngambil film, karena gue nggak suka dan kurang ahli dalam matematika, fisika, keuangan dan teman-teman lainnya. Bidang gue itu, hobby gue itu. Selama gue suka, senang dan hobby sama mereka, gue tidak merasa kesusahan dalam menjalankan tugas-tugas gue. BOOM!
Iya walaupun kadang merasakan capek dan ngeluh. Cuman itu udah harus gue jalanin, demi masa depan yang indah~

Lalu masalah kerja, waktu SMA gue paling nggak suka untuk kerja di perusahaan. Gue juga mau kerja dengan apa yang gue suka. Remember....



Qoutes ini famous banget. Mungkin orang juga udah basi dengan ini. Tapi setiap gue capek atau ngeluh, gue inget dua kalimat ini. Sampai hari ini gue bisa dapat beberapa tiket gratis ketika gue emang udah usaha banget. Cek deh di label gue yang Cinta Gratisan, asli itu semua gratisan. Salah satu inspirasi gue untuk terus mencari gratisan ialah koh Amrazing . Twitternya juga itu. Gue terbiasa di social media, melihat kalangan orang ngetwetts, share foto jalan-jalan mereka, memberi info tentang kerja santai mereka. Itu sangat asik! Dan mungkin emang gue nggak bisa jadi mereka, tetapi gue bisa mewujudkan keinginan gue seperti mereka.

Itu aja beberapa info yang bisa gue bagikan. Terimakasih~